Marilah Kita Memperbanyak Shalawat Kepada Nabi

Diposting oleh Soleh Muhammad Syafii pada 09:52, 13-Okt-11

Allah Ta’ala berfirman dalam surah Al-Ahdzab:56:
إِنَّ اللَّهَ وَمَلَائِكَتَهُ يُصَلُّونَ عَلَى النَّبِيِّ يَاأَيُّهَا الَّذِينَ ءَامَنُوا صَلُّوا عَلَيْهِ وَسَلِّمُوا تَسْلِيمًا
“Sesungguhnya Allah dan para malaikat-Nya bershalawat untuk Nabi. Wahai orang-orang yang beriman, bershalawatlah kalian untuk Nabi dan ucapkanlah salam penghormatan kepadanya”. (QS. Al-Ahzab: 56)
Dan Al-Imam Al-Bukhari berkata, “Abul Aliyah berkata, “Shalawat Allah Ta’ala kepada beliau adalah pujian-Nya kepada beliau di hadapan para malaikat. Adapun shalawat para malaikat (kepada beliau) adalah bermakna doa (mereka untuk beliau).”

Serta hadits dari Shahabat Nabi Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata: Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
مَنْ صَلَّى عَلَيَّ وَاحِدَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشَرًا
“Barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali, maka Allah akan bershalawat untuknya 10 kali”. (HR. Muslim: 384)
Juga dari Shahabat Nabi Anas bin Malik radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wasallam beliau bersabda:
أَكْثِرُوا الصَّلاَةَ عَلَيَّ يَوْمَ الْجُمُعَةِ وَليلَةَ الْجُمُعَةِ, فَمَنْ صَلَّى عَلَيَّ صَلاَةً صَلَّى اللهُ عَلَيْهِ عَشَرًا.
“Perbanyaklah shalawat kepadaku pada hari dan malam Jumat, karena barangsiapa yang bershalawat kepadaku sekali maka Allah akan bershalawat kepadanya 10 kali”. (HR. Al-Baihaqi 3/249 yang dinyatakan shahih oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Kitab Ash-Shahihah no. 1407)
Dan Shahabat dari Ali bin Al-Husain radhiallahu anhu dari Nabi shallallahu alaihi wasallam beliau bersabda
لاَ تَجْعَلُوْا قَبْرِيْ عِيْداً، وَلاَ تَجْعَلُوْا بُيُوْتَكُمْ قُبُوْراً، وَصَلُّوْا عَلَيَّ وَسَلِّمُوْا حَيْثُمَا كُنْتُمْ، فَسَيَبْلُغُنِيْ سَلاَمُكُمْ وَصَلاَتُكُمْ.
“Janganlah kalian menjadikan kuburku sebagai id dan jangan kalian jadikan rumah-rumah kalian sebagai kubur. Bershalawat dan bertaslimlah (ucapkan salam) kalian kepadaku dimanapun kalian berada karena salam dan shalawat kalian akan sampai kepadaku”. (Dishahihkan oleh Syaikh Al-Albani dalam Tahdzirus Sajid hal. 98-99)
Menjadikannya sebagai 'id' misalnya mengunjunginya pada waktu-waktu tertentu.

Juga dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata:Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
مَا مِنْ أَحَدٍ يُسَلِّمُ عَلَيَّ إِلاَّ رَدَّ اللهُ عَلَيَّ رُوْحِيْ حَتَّى أَرُدُّ عَلَيْهِ السَّلاَمَ
“Tidak ada seorang pun yang mengucapkan taslim kepadaku kecuali Allah akan mengembalikan rohku sehingga saya bisa membalas taslimnya”. (HR. Abu Daud no. 2041, Ahmad: 2/527, yang dinyatakan shahih oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Kitab Shahih Al-Jami’ no. 5679)
Juga dari Abu Hurairah radhiallahu anhu dia berkata:Rasulullah shallallahu alaihi wasallam bersabda:
رَغِمَ أَنْفُ رَجُلٍ ذُكِرْتُ عِنْدَهُ فَلَمْ يُصَلِّعَلَيَّ
“Kecelakaan atas seorang hamba yang namaku disebut di sisinya lantas dia tidak bershalawat kepadaku”. (HR. At-Tirmizi no. 3545 dan dinyatakan shahih oleh Asy-Syaikh Al-Albani dalam Kitab Shahih Al-Kami’ no. 3510)

Al-Hafizh Ibnu Katsir -rahimahullah- menyatakan dalam Tafsirnya (3/528) tentang ayat di atas (Al-Ahdzab:56),
“Maksud dari ayat ini adalah bahwa Allah mengabarkan kepada para hamba-Nya mengenai kedudukan hamba dan nabi-Nya (Muhammad) di sisi-Nya di hadapan penghuni alam atas (langit). Bahwa Dia memuji-mujinya di hadapan para malaikat yang didekatkan dan bahwa para malaikat juga bershalawat kepada beliau. Kemudian Allah Ta’ala memerintahkan penghuni alam bawah (bumi) untuk mengucapkan shalawat dan taslim kepada beliau, sehingga berkumpullah pujian dari penghuni kedua alam -atas dan bawah- seluruhnya kepada beliau”.
Ar-Rasul shallallahu alaihi wasallam mempunyai banyak hak dari kita selaku umatnya. Di antara hak tersebut adalah kita mencintai Beliau. Dan di antara bentuk mencintai beliau adalah memperbanyak shalawat kepada beliau kapanpun -terlebih jika ada dalil yang menyebutkan keutamaan shalawat pada hari tertentu seperti pada hari dan malam jumat- serta dimanapun kita berada -apalagi jika ada dalil khusus yang menunjukkan tempat tertentu disunnahkan shalawat di situ, seperti ketika akan keluar masuk masjid-.
Karena sangat besarnya hak beliau shallallahu alaihi wasallam yang satu ini, sampai-sampai Allah Ta’ala memerintahkan para malaikat dan seluruh kaum mukminin agar bershalawat kepada Nabi. Dan Nabi mengabarkan bahwa siapa saja yang bershalawat untuk beliau sekali maka Allah akan membalas shalawatnya sebanyak 10 kali.
Bahkan Rasulullah shallallahualaihi wasallam mengancam dengan doa kecelakaan atas siapa saja yang tidak bershalawat kepada beliau ketika nama beliau disebut. Maka ini semakin mengutkan pendapat sebagian ulama yang menyatakan wajibnya bershalawat kepada Nabi shallallahu alaihi wasallam setiap kali nama beliau disebut.
Dan di antara keistimewaan dan kemudahan ibadah yang satu ini, seorang muslim tidak perlu repot-repot untuk mendatangi kubur Nabi shallallahu alaihi wasallam jika hanya sekedar ingin mengirim shalawat dan salam. Karena dimanapun seseorang, tatkala dia membaca shalawat maka shalawat ini akan diantar oleh para malaikat kepada Rasulullah shallallahu alaihi wasallam, lalu Allah akan mengembalikan roh beliau ke jasad beliau guna menjawab salam umat beliau.

Kewajiban Berhaji Bagi Seorang Muslim

Diposting oleh Soleh Muhammad Syafii pada 00:53, 18-Sep-11

ThumbnailBerhaji hukumnya wajib bagi setiap Muslim yang mampu, baik secara ekonomi maupun fisik. Dan barangsiapa diantara ummat Muslim yang seumur hidupnya tidak pernah berhaji padahal ia mampu melaksanakannya atau ia bakhil maka ia sudah terjatuh kedalam suatu dosa yang besar, karena haji adalah diantara salah satu rukun Islam maka barangsiapa yang mampu melakukannya maka ia laksanakan. Adapun bagi mereka yang benar-benar tidak mampu,... [Baca selengkapnya]

Begitu Besar Serta Luasnya Rahmat Allah

Diposting oleh Soleh Muhammad Syafii pada 20:25, 17-Sep-11

ThumbnailPara sahabatku rahmat dan kasih sayang Allah kepada kita selaku hamba-Nya begitu besar, Namun terkadang kita tidak menyadarinya. Dan disini saya ingin membawakan beberapa dalil baik dari Al-Qur'an maupun dari hadits shahih untuk pelajaran agar kita lebih mendekatkan diri kepada-Nya, lebih sadar akan keagungan dan kasih sayang-Nya yang tercurah kepada kita agar dengan izin Allah kita menjadi hamba yang selalu... [Baca selengkapnya]

Mari Kita Amalkan Kebaikan Dan Tinggalkan Kejelekkan

Diposting oleh Soleh Muhammad Syafii pada 08:44, 17-Sep-11

ThumbnailMari Kita Amalkan Kebaikan Dan Tinggalkan Kejelekan Sahabat, Betapa besarnya rahmat Allah kepada kita selaku hamba-Nya, Allah telah menetapkan bahwa siapa diantara kita yang punya niat ingin melakukan suatu kebaikan, apakah akhirnya kita mengamalkannya atau tidak, maka itu sudah tercatat oleh Allah sebuah kebaikan untuk kita,dan jika kita mengamalkannya Maka balasan yang akan kita terima berupa pahala yang berlipat-lipat ganda, Dari Ibnu... [Baca selengkapnya]